Sabtu, 01 Agustus 2020

KONFIGURASI SISTEM TENAGA LISTRIK


Konfigurasi sistem tenaga listrik dibedakan kedalam 4 bagian yaitu :

1. Sistem Pembangkit
Didalam sistem pembangkit tegangan yang dihasilkan kisaran 6 -24 KV dan frekuensi sebesar 50 Hz. didalam sistem pembangkit unruk menghasilkan tegangan membutuhkan generator, dimana generator tersebut membutuhkan lagi suatu alat bantu untuk mengerakannya. Contoh nya PLTA pembangkit membutuhkan air untuk mengerakan generator sehingga dapat menghasilkan tegangan/daya arus.

2. Transmisi SUTET/SUTT
Setelah dari Sistem Pembangkit arus dialirkan ke Gardu Step UP untuk menaikkan tegangan, secara umum gardu ditahap ini dapat menghasilkan tegangan 70KV, 150 KV, Hingga 500KV. setelah mendapatkan tegangan yang dibutuhkan kemudian baru ditranmisikan melalui Transmisi SUTET/SUTT.

3. Distribusi SUTM
Sebelum kedistribusi SUTM tegangan perlu diturunkan untuk keperluan para pelanggan listrik, sehinnga dari SUTET/SUTT dialirkan ke Gardu Induk Step Down dengan tegangan pada umum nya: 20KV. Setelah mendapatkan tegangan tersebut baru bisa diarahkan ke Pabrik atau perusahaan yang membutuhkan tegangan/daya yang cukup besar.
Namun untuk perumahan proses nya masih berlanjut, dimana dari Saluran Udara Tegangan menengah membutuhkan trafo step down lagi untuk mendapatkan tegangan sebesar 380 V. setelah itu baru dapat didistribusikan ke KONSUMEN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar