Senin, 30 November 2015

Jurnal Internasional Yang Membahas Tentang Pemanfaatan IPTEK Lingkungan Dalam Kaitannya Dengan Pertambangan & Industri

            link jurnal 1 :

JURNAL 

Geliat kegiatan industri di berbagai wilayah Indonesia menunjukan perkembangan yang sangat pesat. Potensi sumber daya alam yang melimpah memungkinkan untuk dikelolah menjadi dan produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Namun perkembangan industri tersebut harus memikirkan keberlanjutan kempuan lingkungan untuk aktifitas di atasnya.
Luas wilayah dan potensi iklim di Indonesia sangat mendukung industri dibidang pertambangan. Hampir sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari tanah tua yang telah mengalami pelapukan batuan induk.Pemaparan iklim yang silih berganti antara musim hujan musim kemarau mempercepat proses mineralisasi batuan induk sehingga sangat berpotensi untukmendukung lanjut. Luas tanah yang berpelapukan dieksploitasi lebih. lanjut ini sekitar 67% dari total luas tanah di Indonesia(Nursyamsi, 2008).
Pemberian bahan organik dengan dosis 400 g/polybag (B2) atau setara dengan 19 ton/ha, Bacillus megaterium2x10sel/ml ,dengan dosis 20 ml/tanaman (P2) dan 6Pseudomonas aeruginosa2x10sel/ml, mampu meningkatkan ketersediaan fospat dari 13,633ppm menjadi 23,650 ppm atau peningkatan kandungan fospat tersedia sebesar 42,355%, mengurangi konsentrasi Ni(II) dari 576,450 mg/kg menjadi 427,572 154 mg/kg (25,83%),mampu meningkatkan meningkatkan pH tanah dari rata-rata 4,19 menjadi7,5(44,13%);memberikan peningkatan rata-rata berat biji pertongkol tanaman dari 0 g menjadi 92,085 g (100%). Aplikasidilapanganmenunjukkan meningkatkan produksi tanaman jagung sebesar 97,78%

link jurnak 2 :



Teknologi digestasi anaerobik dua tahap efektif untuk mengolah lumpur biologi dari ipal industri kertas. Proses dgestasi berlangsung efektif pasa kondisi optimum dengan asidifikasi yang dioperasikan pada disis enzim 5 mg/g VS lumpur (aktifasi 1200 U/g) : suhu termofilik 55-60 derajat celcius; jumlah mikroba 30%, pH 5, waktu retensi 1 hari, sedangkan digestesi metanasi dioperasikan pada suhu mesofilik, jumlah mikroba 15% waktu retensi 5 hari.
Hasil dan manfaat yang diperoleh dari proses digestesi lumpur adalah dapat mereduksi jumlah lumpur 88% dengan kadar padatan meningkat dari 2 % ke 6% dan menghasilkan roduk biogas 1,75 L/g VS.hari serta pupuk pupuk 25 kg/g VS. Hari
Pengolahan lumpur dengan aplikasi digestesi anaerobik tidak diperlukan lagi pengoperasian unit thincker dan unit beltpress serta pembuangan ke landfill,sehinga dapat menghemat produk 18% selain dapat memperoleh produk samping biogas dan pupuk organik yang mempunyai nilai ekonomis.
Dari proses metanasi diperoleh boigas dengan laju produksi 1,75 l/g VS.hari atau 2,5 m kubik biogas dengan kadar metan 60 % menurut poltprasert,2007, 1 m kubik biogas dengan kadar gas metana  50-70 % setara dengan 0,8 kg batu baa / 0,4 kg minyak diesel / 0,6 kg bensin. Berdasarkan kesetaraan tersebut, biogas yang dihasilkan dari digestasi  anaerobik lumpur biologi 175 meter per hari dapat menghasilkan energi yang besarnya dengan energi yang diperoleh dari energi yang diperoleh dari energi batu bara/ 1 kg minyak diesel / 1,5 kg  bensin 1,5 kg. 


REHABILIT
ASI LAHAN BEKAS T
AMBANG PT
. INCOSOROW
AKO
DENGAN BAHAN ORGANIK,BAKTERIPELARUT FOSF
A
T
DAN BAKTERI PEREDUKSI NIKE

Minggu, 29 November 2015

tugas kelompok, kemiskinan dan keterbelakangan, iptek dan lingkungan

Kemiskinan Dan Keterbelakangan,
 Iptek Dan Lingkungan

Disusun Oleh :
·         LANDO JOKO SANTOSO MARPAUNG  (15414976)
·         RIFKI ULUL ALBAB (19414361)
·         MUHAMMAD YUSUF (17414594)
·         PRATOMO NUGROHO (18414497)
·         RICHARD ALFREDO RANTO L (19414243) 

    1.  Kemiskinan dan Keterbelakangan
Secara sosiologis, kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan ditentukan oleh tiga faktor; yakni kesadaran manusia, struktur yang menindas, dan fungsi struktur yang tidak berjalan semestinya. Dalam konteks kesadaran, kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan biasanya merujuk pada kesadaran fatalistik dan menyerah pada “takdir”. Suatu kondisi diyakini sebagai pemberian Tuhan yang harus diterima, dan perubahan atas nasib yang dialaminya hanya mungkin dilakukan oleh Tuhan. Tak ada usaha manusia yang bisa mengubah nasib seseorang, jika Tuhan tak berkehendak. Kesadaran fatalistik bersifat pasif dan pasrah serta mengabaikan kerja keras.
Kesadaran ini tampaknya dimiliki sebagian besar masyarakat Indonesia, sehingga kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan diterima sebagai takdir yang tak bisa ditolak. Bahkan, penerimaan terhadap kondisi itu merupakan bagian dari ketaatan beragama dan diyakini sebagai kehendak Tuhan.
Kesadaran keberagamaan yang fatalistik itu perlu dikaji ulang. Pasalnya, sulit dipahami jika manusia tidak diberi kebebasan untuk berpikir dan bekerja keras. Kesadaran fatalistik akan mengurung kebebasan manusia sebagai khalifah di bumi. Sementara sebagai khalifah, manusia dituntut untuk menerapkan ajaran dalam konteks dunia dan akhirat. Oleh karena itu, kemiskinan dan kebodohan, wajib diubah. Bahkan, kewajiban itu adalah bagian penting dari kesadaran manusia.
Faktor penyebab lain yang menyebabkan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan karena otoritas struktural yang dominan. Kemiskinan, misalnya, bisa disebabkan oleh ulah segelintir orang di struktur pemerintahan yang berlaku tidak adil. Kemiskinan yang diakibatkan oleh problem struktural disebut “kemiskinan struktural”. Yaitu kemiskinan yang sengaja diciptakan oleh kelompok struktural untuk tujuan-tujuan politik tertentu. Persoalan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan juga disebabkan karena tidak berfungsinya sistem yang ada. Sebab orang-orang yang berada dalam sistem tidak memiliki kemampuan sesuai dengan posisinya. Akibatnya sistem berjalan tersendat-sendat, bahkan kacau. Kesalahan menempatkan orang tidak sesuai dengan kompetensinya (one man in the wrong place) bisa mengakibatkan kondisi bangsa ini menjadi fatal.
Kondisi masyarakat Indonesia yang masih berkubang dalam kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan, jelas berseberangan dengan prinsip-prinsip fitrah manusia. Fitrah manusia adalah hidup layak, berpengetahuan, dan bukan miskin atau bodoh. Untuk mengentaskan masyarakat Indonesia dari kubangan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan, pemerintah perlu mengambil kebijakan strategis. Kebijakan strategis tersebut membutuhkan suatu jalur yang dipandang paling efektif. Dalam konteks inilah penulis berpendapat bahwa pendidikan merupakan satu-satunya jalur paling efektif untuk mengentaskan seluruh problem sosial di Indonesia.
Meskipun persoalan kemiskinan bisa saja disebabkan karena struktur dan fungsi struktur yang tidak berjalan, akan tetapi itu semua mengisyaratkan pada faktor manusianya. Struktur jelas buatan manusia dan dijalankan oleh manusia pula. Jadi, persoalan kemiskinan yang bertumpu pada struktur dan fungsi sistem jelas mengindikasikan problem kesadaran manusianya. Dengan demikian, agenda terbesar pendidikan nasional adalah bagaimana merombak kesadaran masyarakat Indonesia agar menjadi kritis.
Mari kita berantas kemiskinan dan keterbelakangan, supaya bangsa ini bisa lebih maju.
Kemiskinan adalah keadaan yang terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan yang dasar seperti makanan,pakaian,tempat tinggal,pendidikan dan kesehatan,kemiskinan tersebut disebabkan oleh beberapa hal yang berkaitan dengan perekonomian. Kemiskinan merupakan masalah global yang dapat terjadi dimana pun,bahkan di negara maju pun bisa terjadi kemiskinan yang dapat mengahdirkan kaum tuna wisma yang berkelana kesana kemari,kemiskinan dapat kita lihat dari segi kondisi kolektif masyarakan atau kelompok orang orang tersebut
Dari seluruh jumlah uang beredar di Indonesia hampir sekitar 70 persennya beredar di Jakarta. Namun kondisi ini ternyata dinilai tetap tidak mampu mengatasi masalah kesenjangan, kemiskinan, kekumuhan, dan inefisiensi. Hal itu antara lain disebabkan kegagalan penerapan konsep pembangunan trickle down effect atau efek menetes ke bawah.
Bahkan, jika diperhitungkan dalam ukuran kemiskinian relatif, ibu kota RI itu mencatat angka kemiskinan 41,31 persen(41,31%), atau yang terbesar di Indonesia. Kemiskinan relatif adalah kemiskinan yang dihitung dengan membandingkan pendapatan seseorang dengan rata- rata pendapatan seluruh masyarakat di suatu wilayah.
Ukuran kemiskinan relatif dapat dijadikan salah satu indikator ketimpangan pendapatan dalam masyarakat dan indikator hidup layak seperti warga lain di lingkungan sekelilingnya. Kegagalan konsep pembangunan di Jakarta itu dikemukakan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Susilo Bambang Sulisto, di Jakarta, Rabu (27/2).
Ia menjelaskan dalam teori trickle down effect, setelah pertumbuhan tercapai, akan ada “tetesan” yang diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan bagi rakyat kecil. Namun, industri skala besar untuk menyerap tenaga kerja serta menciptakan rantai kemanfaatan lain justru terbatas sehingga kesejahteraan sulit dicapai
Berikut adalah statistik kemiskinan per tahun di DKI Jakarta :
Fokus utama dari pembangunan ekonomi baik di tingkat global maupun di tingkat nasional telah menghadirkan isu penting tentang pertumbuhan ekonomi, ketidakmerataan pendapatan, dan kemiskinan. Analisis tentang ketiga hal yang saling berkaitan tersebut telah menjadi bahan perdebatan yang sangat menarik terutama bagi para penentu kebijakan yang akan melakukan pemilihan strategi kebijakan yang pantas untuk diterapkan.
Adanya permasalahan kemiskinan dan ketidakmerataan pendapatan juga akan menghambat laju pertumbuhan ekomoni itu sendiri. Menurut Galor (2000), hal ini terjadi karena akumulasi kapital sebagai efek positif ketidakmerataan pendapatan akan di offset oleh rendahnya akumulasi human capital sebagai efek negatif adanya kemiskinan. Selain itu, kemiskinan dan ketidakmerataan pendapatan juga akan memberikan dampak instabilitas sosial, ketidakpastian, dan tragedi kemanusiaan seperti kelaparan, tingkat kesehatan yang rendah dan gizi buruk. Bila keadaan tersebut terus berlanjut pada akhirnya akan mengganggu stabilitas ekonomi makro dan kelangsungan pemerintahan yang ada.
Pemerintah DKI Jakarta telah banyak mengeluarkan kebijakan program-program yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan. Program-program tersebut antara lain adalah program beras miskin yang memungkinkan bagi penduduk miskin untuk membeli beras dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga beras yang ada di pasar. Lalu ada juga program bantuan operasional
sekolah (BOS) agar penduduk miskin dapat pemperoleh pendidikan dasar yang layak.
Namun, jika dikaji dengan seksama, program-program terbebut cenderung berlaku secara umum dan belum tertuju langsung pada penduduk miskin. Program-program tersebut diberlakukan tanpa melihat adanya perbedaan masyarakat miskin dan yang terjadi adalah program-program yang berjalan kurang efisien untuk mengurangi kemiskinan. Sehingga perlu adanya integrasi dari faktor-faktor yang menyebabkan kemiskinan yang kemudian perlu dilakukan studi terhadap faktor-faktor tersebut.
Penelitian ini akan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemiskinan di DKI Jakarta. Setelah diketahui tentang faktor-faktor tersebut, selanjutnya adalah menentukan program-program dan kebijakan apa saja yang perlu dilakukan untuk mengatasi keniskinan yang terjadi di DKI Jakarta secara lebih efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di DKI Jakarta. Dari hasil identifikasi tersebut dapat memberikan gambaran tentang program-program dan kebijakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemiskinan secara lebih efisien.
Berdasarkan hasil estimasi regresi data panel, maka variable yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta adalah angka melek huruf, laju pertumbuhan ekonomi, PDRB sektor industri, dan tenaga kerja sektor industri. Pemerintah telah menjalankan banyak kebijakan dan program-program dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Tetapi, program-program tersebut belum efektif untuk mengurangi kemiskinan secara signifikan. Program-program yang dijalankan masih berlaku secara umum dan belum mengena langsung pada sumber penyebab kemiskinan. Sehingga yang terjadi adalah masih tingginya angka kemiskinan di DKI Jakarta.
Pemerintah perlu menerapkan program-program yang langsung mengena pada sasaran kemiskinan. Program-program tersebut antara lain: (i) pemberantasan buta huruf, dapat dilakukan dengan program Keaksaraan Fungsional yang dilanjutkan dengan Program Kejar Paket A B C, (ii) peningkatan pertumbuhan ekonomi, dapat dilakukan dengan fokus pembangunan pada sektor kunci (leading sector)
yang ada di DKI Jakarta yang dilanjutkan dengan pemerataan distribusi pendapatan dengan pengoptimalan pemungutan pajak dan penegakan hukum, dan (iii) penciptaan iklim investasi, dengan memperbaiki sistem birokrasi, manajemen, infrastruktur, pajak serta menciptakan input/sumber daya yang mendukung, high return expectation, dan stabilitas ekonomi politik dalam negeri.
Kemiskinan di jakarta kembali Melonjak
Keberhasilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menekan angka kemiskinan selama empat tahun berturut-turut ternyata terpatahkan pada tahun 2011 ini. Angka kemiskinan kembali meningkat kembali menjadi 363.000 orang dari total penduduk Jakarta yang saat ini mencapai 9,61 juta jiwa.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan bahwa pada tahun 2011 ini angka kemiskinan kembali meningkat sebesar 3,75 persen atau menjadi 363.000 orang dari jumlah angka kemiskinan pada tahun 2010 sebesar 312.000 orang.
“Memang pada tahun ini angka kemiskinan kembali meningkat. Tapi, kami akan terus berupaya untuk menekan angka tersebut,” kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, saat jumpa pers Catatan Akhir Tahun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balaikota, Jakarta, Jumat (30/12/2011).
Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pada tahun 2007 jumlah penduduk miskin sebanyak 405.000 orang dan turun menjadi 379.000 orang pada tahun 2008. Selanjutnya, pada tahun 2009 kembali turun ke angka 323.000 dan terus menurun pada tahun 2010 menjadi 312.000 orang.
Menurut dia, angka kemiskinan di Jakarta kembali meningkat karena didorong oleh peningkatan harga bahan kebutuhan pokok yang kian melambung. Meningkatnya angka kemiskinan ini juga menjadi salah satu pemicu tingginya angka kriminalitas di Ibu Kota.
“Peningkatan harga kebutuhan pokok ini mengakibatkan naiknya angka kemiskinan di Jakarta. Untuk tahun depan, diharapkan tidak naik lagi,” tuturnya.

Pengentasan Kemiskinan Belum Efektif
Sejumlah program pengentasan rakyat dari kemiskinan di DKI Jakarta belum efektif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk miskin di Ibu Kota meningkat dalam dua tahun terakhir, termasuk distribusi pendapatan yang kian timpang antara yang kaya dan miskin. Program diharapkan benar-benar menyasar rumah tangga sasaran.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, penduduk miskin DKI Jakarta mencapai 393.980 jiwa atau 3,92 persen dari jumlah penduduk 2014. Angka itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah warga miskin pada 2013 yang mencapai 354.200 jiwa atau 3,55 persen.
Pada September 2014, jumlah warga miskin tercatat 412.790 orang atau 4,09 persen, meningkat dibandingkan dengan Maret 2014 yang 393.980 orang atau 3,92 persen. Pada periode yang sama, yakni September 2013, jumlah penduduk miskin 371.700 orang atau 3,72 persen.
Selain program yang belum efektif, situasi ekonomi yang tumbuh melambat juga dituding sebagai salah satu pemicu. Inflasi sebesar 8,95 persen mendorong naiknya harga kebutuhan pokok. Garis kemiskinan, antara lain dihitung dengan mempertimbangkan kebutuhan makanan minimum, naik dari Rp 434.322 per kapita per bulan pada September 2013 menjadi Rp 459.569 per kapita per bulan.
Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Yurianto, pada rapat kerja daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8), menyebutkan, selain jumlah penduduk miskin, rasio gini yang menunjukkan distribusi pendapatan juga meningkat, yakni dari 0,364 pada 2013 menjadi 0,436 pada 2014. Artinya, pendapatan antara kelompok masyarakat kaya dan miskin semakin timpang.
Menurut Yurianto, kondisi ekonomi berpengaruh pada penambahan angka kemiskinan. Pada triwulan II-2015, mengacu data BPS, ekonomi Jakarta tumbuh 5,15 persen. Meski tumbuh, angka pertumbuhan ekonomi belum sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2017, yakni 7,5-7,8 persen dan tingkat kemiskinan 3,2-3,5 persen.
Strategi
Menurut Yurianto, ada dua strategi makro yang diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menangani kemiskinan, yakni dengan memacu pertumbuhan ekonomi dan menjaga tingkat konsumsi masyarakat miskin agar tidak jatuh. Pertumbuhan ekonomi bisa didorong dengan meningkatkan investasi, termasuk memperluas kesempatan kerja baru.
Pemprov DKI Jakarta juga menjaga kestabilan harga pangan dengan mengamankan stok. Kerja sama dengan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur dan Lampung terkait pasokan daging sapi dan beras, misalnya, dimaksudkan untuk mengamankan stok pangan di Ibu Kota.
Kepala Biro Organisasi dan Tata Pemerintahan DKI Jakarta Irmansyah menambahkan, sejumlah strategi yang ditempuh untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan antara lain dengan mengurangi beban masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin, serta mengembangkan usaha mikro dan kecil.
“Kemiskinan di kota punya ciri khas, antara lain mobile (terus berpindah) dan sebagian adalah pendatang yang tinggal di bantaran sungai, kolong jembatan, atau gerobak,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Menurut Djarot, secara sosiologi ada dua pemicu kemiskinan, yakni ketiadaan sumber daya berupa keterampilan, modal, dan pekerjaan serta miskin karena ada hubungan sosial yang tak adil. Jakarta punya keduanya.
Pemprov DKI berharap bisa menekan ketimpangan dengan sejumlah program, seperti membangun rumah susun bagi penghuni bantaran kali, waduk, dan kolong jembatan. Ada pula bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar.
Pemprov DKI juga merekrut sekitar 15.000 petugas prasarana dan sarana umum (PPSU). Setiap kelurahan akan diisi 40-70 PPSU yang diutamakan dari warga setempat dan akan dibayar setidaknya sebesar upah minimum provinsi. Program ini diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat miskin.
Penambahan dan perbaikan taman-taman publik diharapkan menjadi ruang sosial sekaligus tempat rekreasi murah. Sejumlah persoalan yang dihadapi warga, terkait keamanan, kesehatan, dan sanitasi, diatasi melalui sejumlah kegiatan serta kerja sama dengan kepolisian.
Sumber:

     2.      IPTEK DAN LINGKUNGAN

     A.   LINGKUNGAN HIDUP

1.   Pengertian Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
2.   Fungsi Lingkungan Hidup
a.    Sebagai Tempat Tinggal
Dengan adanya lingkungan hidup yang baik tentunya manusia, hewan, serta tumbuhan dapat berkembang biak serta berinteraksi dengan baik. sehingga peran manusia, hewan, serta tumbuhan bagi lingkungan hidup pun akan tetap terjaga.
b.    Sebagai Tempat Mencari Makan
Manfaat lingkungan hidup sebagai tempat mencari makan berlaku untuk setiap makhluk hidup yang ada di lingkungan, karena di lingkungan hidup sendiri terdapat sebuah mekanisme yang bernama rantai makanan atau piramida makanan. rantai makanan harus tetap terjaga untuk menghindari salah satu yang ada di dalamnya terputus, karena satu saja terputus maka itu akan berpengaruh terhadap kelangsungan makhluk hidup lainnya termasuk manusia.
c.    Sebagai Penyedia Kebutuhan Vital
Manfaat lingkungan hidup sebagai penyedia kebutuhan vital yang dimaksud adalah bahwa  selama ini lingkungan hidup yang membentuk suatu jaringan kehidupan lewat tersedianya kebutuhan-kebutuhan vital yang diperlukan oleh semua makhluk hidup seperti oksigen, nitrogen, air, dsb yang nantinya akan dibentuk menjadi siklus air, siklus energi, siklus udara, siklus hujan, dsb.
3.   Permasalahan Lingkungan Hidup
permasalahan lingkungan hidup terjadi atas permasalahan lingkungan global dan sektoral. contoh perrmasalahan lingkungan global adalah pertumbuan penduduk, penggunaan sda yang tidak merata, perubahan cuaca global karena berbagai kasus pencemaran dan gaya hidup yang berlebihan, serta penurunan keanekaragaman hayati akibat perilaku manusia. contoh pemasalahan sektoral, seperti yang terjadi di kawasan pertanian, hutan, pesisir laut dan perkotaan.
masalah lingkungan yang dihadapi saat ini pada dasarnya adalah masalah ekologi manusia. masalah itu timbul karena perubahan lingkungan yang menyebabkan lingkungan itu kurang sesuai lagi untuk mendukung kehidupan manusia. apabila hal ini tidak segera diatasi pada akhirnya berdampak kepada tergantungnya kesejahteraan manusia.
adapun usaha mengtasi permasalah lingkungan dilakukan dengan berbagai pendekatan. pendekatan yang dibahas adalah cara ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi, penegak hukum dan etika lingkungan untuk mengatasi permasalahan yang kompleks diperlukan berbagai upaya pendekatan sekaligus yang sinergis.
masalah pencemaran lingkungan hidup, secara telknis telah didefinisikan dalam uu no. 4 tahun 1982, yakni masuknya atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energy, dan atau komponen yang lain dalam lingkungan dan atau berubahnya tataan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas lingkungan turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat lagii berfungsi sesuai peruntukannya.


     B.   IPTEK

1.   Pengertian Iptek
ilmu adalah suatu pemahaman tentang suatu pengetahuan, yang memiliki fungsi untuk mencari, menyelidiki, dan menyelesaikan suatu hipotesis. ilmu juga merupakan suatu pengetahuan yang teleh teruji kebenarannya. misalnya, pengetauan tentang sikap dan prilaku manusia sebagai mahluk sosial, kemudian pengetahuan itu di selidiki oleh para ahli menggunakan metode-metode tertentu, dan ternyata pengetahuan tersebut memang benar bahwa manusai itu mahluk sosial, maka dari itu pengetahuan tersebut dikatakan sebagai ilmu yaitu ilmu sosial.
pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui atau disadari seseorang yang didapat dari pengalamannya. pengetahuan tidak bisa dikatakan sebagai sebuah ilmu karena kebenarannya belum teruji. pengetahuan muncur dikarenakan seseorang menemukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilihatnya.
teknologi merupakan suatu penemuan melalui proses metode ilmiah untuk mencapai tujuan yang maksimal. teknologi juga dapat diartikan sebagai sarana manusia untuk menyediakan kebutuhan.
dengan demikian, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) adalah suatu ilmu yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan manusia

2.   Jenis-Jenis Iptek Menurut Bidangnya
a.    Iptek Bidang Energi
tidak bisa disanggah lagi kalau diera kini, segala aktivitas yang dilakukan masyarakat modern sangat ketergantungan kepada ketersediaan energy. hampir disemua sector kegiatan, energy menjadi kebutuhan pokok yang tidak bisa ditawar lagi. oleh karena itu penggunaan iptek akan sangat terkait dengan kecukupan ketersediaan bidang energy.
b.    Iptek Bidang Sumber Daya Alam
teknologi yang dikembangkan untuk menjaga sumber daya alam yang terdapat di lingkung sekitar kita agar terkelola dengan baik serta menjaga kualitan dan kuantitasnya sampai jangka waktu yang panjang.
c.    Iptek Bidang Industri
teknologi yang dijalankan dengan proses produksi, yang mana industry wajib menerapkan produksi bersih untuk memanimalisasi dan mengendalikan limbah yang terbentuk. dapat dilakukan dua cara mengendalikan bahan baku dan hasil produksi dengan mengurangi jumlah bahan berbahaya dan beracun; mengendalikan proses produksi seefesien mungkin, baik dalam pemakaian energy ataupun bahan baku yang berdampak pada biaya operasional dan kualitan produk.
d.   Iptek Bidang Pertanian
penggunaan teknologi dalam pertanian adalah berkaitan dengan pemuliaan, bioteknologi, budidaya organic, pengolahan industry hilir, penanganan dan pemanfaatan limbah, tataguna air dan teknologi informatika untuk pemasaran.
e.    Iptek Bidang Kesehatan
iptek yang mencakup usaha peningkatan pelayanan kesehatan, bidang farmasi, dan keluarga berencana. salah satunya memanfaatkan iptek nuklir dalam bidang kesehatan.
3.   Perkembangan Iptek Saat Ini
perkembangan iptek di era sekarang ini sangat pesat, apapun itu pasti dihubungkan dengan teknologi, dimulai dari kita bangun tidur karena mendengar suara adzan dari masjid sana, suara itu keras hingga terdengar oleh orang sekitar berkat adanya teknologi, kita mandi menggunakan kran air, itu teknlogi, kita sarapan nasi hangat dari sebuah alat canggih yang bernama magic com, itu teknologi, kita berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor atau mobil, itu teknologi, kita berkomunikasi dengan orang yang jauh di sana menggunakan handphone, internet, televisi, atau semacamnya, itu pun berkat adanya teknologi.
pantas saja manusia saat ini tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi yang canggih itu, ya karena semua kegiatan manusia pasti ada hubungannya dengan teknologi.
4.   dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dengan adanya iptek
perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.{mospagebreak}
dampak positif dan dampak negative dari perkembanganteknologi dilihat dari berbagai bidang :
a.    bidang informasi dan komunikasi
dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positifnya antara lain :
1)     kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet
2)    kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone, dll.
disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain :
1)     pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (kompas). penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
b.    bidang ekonomi dan industri
dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya antara lain :
1)     pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
2)    terjadinya industrialisasi
3)     produktifitas dunia industri semakin meningkat
c.    bidang sosial dan budaya
akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat :
1)     meningkatnya rasa percaya dirikemajuan ekonomi di negara-negara. asia melahirkan fenomena yang menarik. perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan  semakin kokoh. bangsa-bangsa barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa asia.
2)    tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada aspek budaya :
-   kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani, dll.
d.   bidang pendidikan
teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain :
1)     munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
2)    munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain. disamping itu juga muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain :
-    penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. dll
e.    bidang politik
di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.



     c.      Iptek Dan Lingkungan Hidup

 
1.   Hubungan Antara Pengelolaan Lingkungan Hidup Dengan Iptek
berdasarkan uu no. 23 tahun 1997, pengelolaan lingkungan hidup diartikan sebagai upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan, pemanfaatab, pengembangan pemeliharaan, pemulihan, pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup.
untuk memahami lingkungan hidup dan permasalahannya, dibutuhkan ilmu pengetahan (sains) dan teknologi. sains berasal dari bahasa latin yang berarti “mengetahui”, namun tidak hanya diartikan sekadar “mengetahui”, tetapi pengetahuan ini diatur dengan cara metodis, logis, dan sistematis.
§  metodis : pengetahuan diperoleh dengan menggunakan cara kerja yang terperinci dan telah ditentukan sebelumnya.
§  logis               : artinya, proposisi-proposisi (pernyataan) yang satu dengan yang lainnya mempunyai hubungan rasional sehingga dapat ditarik keputusan yang rasional pula.
§  sistematis         : pengetahuan tersebut merupakan satu kesatuan yang mandiri dari hal-hal yang saling berhubungan sehingga dapat dipertanggungjawabkan.
suatu ilmu pengetahuan diperoleh melalui langkah-langkah sistematis sebagai berikut :
1.    perumusan masalah
2.    menentukan kesimpulan sementara (hipotesis) yang bersifat kualitatif
3.    merancang metodologi penelitian
4.    menguji hipotesis yang telah dibuat melalui penelitian
5.    menarik kesimpulan dari hasil penelitian
6.    menginformasikan pengetahuan yang didapat kepada masyarakat.
sains terbagi ke dalam beberapa bidang yang terpisah, namun saling berkaitan satu sama lain. misalnya, kita ingin mempelajari kehidupan masa prasejarah, kita harus mempelajari ilmu-ilmu seperti biologi (tentang makhluk hidup), kimia (brhubungan dengan interaksi unsur-unsur dan senyawa-senyawa), dan geologi (ilmu tentang bumi). sains mengalami perkembangan yang sangat berarti dan berkorelasi dengan perkembangan teknlogi. walaupun mengalami perkembangan, penerapan sains mengalami kesenjangan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya. akibatnya, penguasaan teknologi dikuasai oleh masyarakat atau negara tertentu saja.
        istilah teknologi sudah sejak dulu digunakan. pada jaman yunani kuno istilah ini berasal dari kata techne dan logia. techne berarti seni kerajinan sehingga pada waktu itu ada istilah technikos yang berarti seseorang yang memiliki keterampilan tertentu. dengan berkembangnya keterampilan seseorang, akan menunjukan suatu pola, langkah, dan metode pasti yang kemudian menjadi teknik.

teknologi mempunyai banyak arti, diantaranya :
-       teknologi merupakan penguasaan manusia terhadap perubahan dari alam.
-       teknologi adalah realisasi dari ide-ide manusia.
-       teknologi dalam makna subjektif adalah keseluruhan peralatan dan prosedur yang disempurnakan.
bagi bangsa prancis, teknologi berasal dari kata la technique yang dapat diartikan sebagai proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional. sampai pada permulaan abad 20, istilah teknologi dipakai secara umum dan merangkum suatu rangkaian sarana, proses, dan ide disamping alat-alat dan mesin-mesin.
teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju perubahan atau perwujudan sesuatu.
secara umum, ada tiga macam teknologi yaitu :
1)     teknologi tradisional, ciri-cirinya sebagai berikut.
a)    bersifat padat karya (menyerap banak tenaga kerja)
b)    menggunakan keterampilan setempat.
c)    menggunakan alat setempat
d)    menggunakan bahan setempat
e)    berdasarkan kebiasaan atau pengamatan.
2)    teknologi madya, ciri-cirinya sebagai berikut :
a)    padat karya
b)    dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat.
c)    menggunakan alat setempat
d)    berdasarkan alat peneilitian
3)     teknologi modern, ciri-cirinya sebagai berikut :
a)    padat modal
b)    mekanis elektris
c)    menggunakan bahan import
d)    berdasarkan penelitian mutakhir
manusian memandang alam ligkungannya bergantung pada bermacam-macam kebutuhan dan keinginan. manusia bersaing dengan spesies lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. dalam hal ini, manusia memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan organisme lain, terutama dalam penggunaan sumber daya alam. kemampuan itu adalah penguasaan ilmu pengtahuan dan teknologi (iptek). manusia dalam kesehariannya tidak bbisa lepas dari iptek karena segala sesuatu yang digunakan, seperti baju, perkakas rumah tangga, alat-alat keramik, dan lain-lain adalah hasil dari pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. dengan demikian, manusia lahir, hidup, dan dibesarkan bersinergi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
perkembangan teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi. adanya perkembangan teknologi menimbulkan cabang ilmu pengetahuan baru, antara lain teknologi modern, teknologi hutan, teknologi gedung, teknologi transportasi, dll. dengan adanya ilmu pengetahuan baru itu, diperoleh banyak hasil, yaitu :
-       penggunaan teknologi nuklir. orang dapat membuat reaktor nuklir dengan harapan dapat dimanfaatkan energinya. penggunaan energi ini untuk tujuan damai, yaitu untuk keperluan bidang kesehatan, seperti rontgen, dibidang pertanian, seperti perbaikan bibit, dan dimanfaatkan untuk pembangkit listrik.
-       penggunaan teknologi pemeliharaan dan pemanfaatan hutan untuk pembuatan kertas, industri kayu, hutan sebagai penyimpan air, pariwisata, dan lain sebagainya.
-       pengguaan teknik modern untuk mengendalikan air sungai sehingga memudahkan petani dalam memperoleh air dan untuk pembangkit listrik.
ditinjau dari pengelolaan lingkungan hidup, teknologi dapat diartikan sebagai penerapan ilmu pengetahuan untuk mengelola lingkungan agar lingkungan tersebut memiliki daya dukung untuk menunjang kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia dan makhlik hidup lainnya.
tujuan pengelolaan lingkungan hidup adalah sebagai berikut.
1.    menjaga keseimbangan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan.
2.    mengendalikan eksplorasi sumber daya alam dan memanfaatkan secara bijaksana.
3.    menunjukan pribadi yang sadar lingkungan.
callahan dalam zubair (1997) membedakan teknologi kedalam lima tipe. klasifikasi ini dimaksudkan untuk melihat potensi berbagai teknologi dan memahami dampaknnya atas kehidupan manusia. kelima teknologi itu adalah :
1.    teknologi konservasi
suatu teknologi yang membantu kita menjaga kelestarian alam dan dengan mempertahankan kelangsungan berbagai jenis makhluk hidup yang ada didalamnya.
2.    teknologi perbaikan.
suatu teknologi yang memunagkinkan kita memenuhi kebutuhan melampaui kebutuhan atau melampaui batas kemampuan alamiah
3.    teknologi implikasi
suatu teknologi yang bertujuan uttuk membantu dan implemantasi teknologi-teknologi lain, seperti komputer
4.    teknologi destruktif
suatu teknologi yang dirancang dengan tujuan utama untuk menghancurkan, misalnya persenjataan.
5.    teknlogi kompensatoris
suatu teknologi yang digunakan untuk membantu menangani dampak teknologi lain atas kehidupan manusia, seperti katalitik filter untuk menyaring asap kendaraan bermotor yang berhbahan bakar solar.

2.   Pengelolaan Dan Penataan Lingkungan Hidup Dengan Iptek
melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula. setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.
upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan lingkungan.
pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama pembangunan berkelanjutan. konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil ktt bumi di rio de jeniro tahun 1992. di dalamnya terkandung 2 gagasan penting, yaitu :
a.    gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup.
b.    gagasan keterbatasan, yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.
adapun ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan adalah sebagai berikut:
a.    menjamin pemerataan dan keadilan.
b.    menghargai keanekaragaman hayati.
c.    menggunakan pendekatan integratif.
d.   menggunakan pandangan jangka panjang.
e.    pada masa reformasi sekarang ini, pembangunan nasional dilaksanakan tidak lagi berdasarkan gbhn dan propenas, tetapi berdasarkan uu no. 25 tahun 2000, tentang sistem perencanaan pembangunan nasional (sppn).
sistem perencanaan pembangunan nasional mempunyai tujuan di antaranya :
a.    menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
b.    mengoptimalkan partisipasi masyarakat.
c.    menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan yang dilakukan pemerintah
pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upaya memikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian lingkungan hidup. hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain :
a.    mengeluarkan uu pokok agraria no. 5 tahun 1960 yang mengatur tentang tata guna tanah.
b.    menerbitkan uu no. 4 tahun 1982, tentang ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup.
c.    memberlakukan peraturan pemerintah ri no. 24 tahun 1986, tentang amdal (analisa mengenai dampak lingkungan).
d.   pada tahun 1991, pemerintah membentuk badan pengendalian lingkungan, dengan tujuan pokoknya :
1)     menanggulangi kasus pencemaran.
2)    mengawasi bahan berbahaya dan beracun (b3).
3)     melakukan penilaian analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).
e.    pemerintah mencanangkan gerakan menanam sejuta pohon.
sebagai warga negara yang baik, masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.
beberapa upaya yang dapat dilakuklan masyarakat berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup antara lain :
a.    pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)
terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah. banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi. tanah longsor disebabkan karena tak ada lagi unsur yang menahan lapisan tanah pada tempatnya sehingga menimbulkan kerusakan. jika hal tersebut dibiarkan terus berlangsung, maka bukan mustahil jika lingkungan berubah menjadi padang tandus. upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul. untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan, sehingga mampu menghambat laju aliran air hujan.
b.    pelestarian udara
udara merupakan unsur vital bagi kehidupan, karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. kalian mengetahui bahwa dalam udara terkandung beranekaragam gas, salah satunya oksigen. udara yang kotor karena debu atau pun asap sisa pembakaran menyebabkan kadar oksigen berkurang. keadaan ini sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup setiap organisme. maka perlu diupayakan kiat-kiat untuk menjaga kesegaran udara lingkungan agar tetap bersih, segar, dan sehat. upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain :
1)     menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita. tanaman dapat menyerap gas-gas yang membahayakan bagi manusia. tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis. rusaknya hutan menyebabkan jutaan tanaman lenyap sehingga produksi oksigen bagi atmosfer jauh berkurang, di samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga kelembapan udara akan tetap terjaga.
2)    mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri. salah satu upaya pengurangan emisi gas berbahaya ke udara adalah dengan menggunakan bahan industri yang aman bagi lingkungan, serta pemasangan filter pada cerobong asap pabrik.
3)     mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer gas freon yang digunakan untuk pendingin pada ac maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk kosmetika, adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut. lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer yang berperan sebagai filter bagi bumi, karena mampu memantulkan kembali sinar ultraviolet ke luar angkasa yang dipancarkan oleh matahari. sinar ultraviolet yang berlebihan akan merusakkan jaringan kulit dan menyebabkan meningkatnya suhu udara. pemanasan global terjadi di antaranya karena makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer.
c. Pelestarian Hutan
eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air.
upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan :
1)     reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
2)    melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
3)     menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
4)     menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
5)     menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan.
d.   Pelestarian Laut Dan Pantai
seperti halnya hutan, laut juga sebagai sumber daya alam potensial. kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. pengambilan pasir pantai, karang di laut, pengrusakan hutan bakau, merupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai. terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak.
adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara :
1)     melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.
2)    melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.
3)     melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.
4)     melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.
5)     pelestarian flora dan fauna
kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam sekitarnya. terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan.
oleh karena itu, kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia. upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di antaranya adalah:
1)     mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa
2)    melarang kegiatan perburuan liar
3)     menggalakkan kegiatan penghijauan

3.   Pemanfaatan Iptek Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup
iptek sangat berguna bagi keidupan dan lingkungan sekitar. pemanfaatan iptek juga tidak mudah dilakukan. oleh sebab itu perl memperkenalkan iptek sejak dini.
lingkungan hidup sebagai tempat manusia hidup juga tidak luput dari sentuhan teknologi. kehidupan iptek tentunya mempunyai peranan besar terhadap lingkungan hidup di sekitar kita misalnya sebagai berikut :
i.                    mengatasi permasalahan kerusakan lingkungan.
ii.                  member kemudahan manusia dalam mengerjakan permasalahan yang terjadi.
iii.                menentukan jenis iptek yang sesuai dalam mengatasi kasus-kasus lingkungan hidup.
perkembangan teknologi dan lingkungan hidup tentu sngat erat kaitannya. dalam merencanakan penggunaan iptek tentunya teknologi harus memenuhi syarat sebagai berikut :
1)     layak secara teknis
2)    dapat dipertanggung jawabkan secara ekonomisn
3)     serasi secara sosial
4)     sehat secara ekologis
manusia dapat disebut sebagai objek teknologi, karena teknologi diciptakan manusia untuk membantu meringankan segala aktivitas kehidupannya demi kesejahteraan manusia itu sendiri dan karena manusia sebagai pengguna hasil teknologi tersebut. manusia juga sebagai subjek teknologi, karena manusia sendirilah yang menciptakan teknologi teresebut. manusia lebih mengetahui baik buruknya penggunaan teknologi, maka perlu pengontrolan dari individu masing-masing.
pemanasan global yang berdampak terhadap lingkungan, dan mengakibatkan juga perubahan iklim, ternyata memberikan dampak yang serius pada kehidupan sosial dan budaya dan masyarakat miskin. ini terjadi karena golongan masyarakat miskin tidak mempunyai kemampuan finansial untuk melakukan tindakan adaptasi.
misalnya akibat pemutihan terumbu karang, nelayan harus berlayar ketengah lautan untuk menangkap ikan. dan juga petani, yang akan kesulitan menanam tanaman dengan berubahnya iklim dan kondisi cuaca yang sulit diprediksi.
jika indonesia tidak bertindak melakukan hal yang konkrit untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, akan terjadi hal – hal berikut :
1)          kenaikan permukaan air laut 1m.
2)           rusaknya infrastruktur daerah tepi pantai sehingga indonesia akan kehilangan sekitar 1000km jalan dan 5 pelabuhan lautannya.
3)          akan terjadi krisis air diperkotaan khususnya jakarta.
4)          meningkatnya frekuensi penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti malaria dan demam berdarah.
5)          menurunya produktivitas pertanian akibat perubahan dan pola hujan yang tak tentu.
6)          sejumlah keanekaragaman hayati terancam punah akibat peningkatan suhu bumi rata-rata sebesar 1°c.